Melatih
Menulis Berita.Com Mama Mapiha, salah
satu penjual sayaur yang ditemui mee di
pasar mapiha dogiyai mengatakan, janji yang diberikan oleh ketua sementara DPRD
Digiyai, lamek kotouki bahwa dalam lima tahun mendatang akan lebih fokus untuk
memberikan perhatian pada anak-anak terminal dan mama-mama papua di dogiyai
beberapa waktu lalu itu harus dibuktikan.
“Kami mama-mama Papua ini selalu diberikan janji dan janji.
Padahal harusnya mereka itu menghargai dan menghormati kami mama-mama papua
yang sudah melahirkan dan membesarkan mereka sampai mereka jadi manusia,” kata
mama mapiha kepada mee di pasar mapiha sabtu 12 juanuari dogiyai
Namun, mama mapiha mengakui, selama Geri Dogomo jadi bupati, dirinya pernah terima meja untuk
jualan satu kali dan teman-temannya pernah terima bantuan sebesar satu juta
sebagai modal usaha.
“Itu kami sudah pernah terima. Tetapi kalau memang DPRD sudah
janji seperti itu, kami mama-mama senang. Dan kami berharap jangan sampai itu
hanya janji-janji kosong untuk kami. Karena kami ini mama-mama mereka dan kami
tidak pantas untuk mereka tipu dan berikan janji kosong,” katanya.
Sementara itu, Pras tigi, anak terminal mapiha mengatakan,
dirinya dan teman-temannya sangat senang apabila janji pimpinan DPRD itu akan
direalisasikan.
“Jadi, yang kami harapkan itu bukan janji tetapi harus dilakukan.
Karena sejauh ini kami dipandang sebagai orang-orang yang tidak bisa buat
apa-apa,” katanya.
Lanjut tigi, mereka minta itu bukan yang besar-besar. Tetapi
yang perlu disediakan, lapangan kerja agar mereka juga bisa menunjukkan
kemampuan untuk bekerja.
Seperti dilansir suarapapua.com, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah (DPRD) Sementara Kabupaten Dogiyai, Tomas tigi , mengatakan, sebagai
anggota legislatif yang baru, ia akan fokus memperhatikan mama-mama pedagang
Papua di setiap pasar.
“Juga termasuk anak terminal yang tersebar di berbagai pasar di
Nabire, saya akan berusaha memperhatikan dan merangkul mereka,” kata dogomo,
saat diwawancara suarapapua.com, Rabu (31/12/2014) pagi.
Penulis:Putra Mapiha

0 komentar:
Posting Komentar