Melatih
Menulis Berita.Com "Mama
pikir untuk apa mama jelaskan lagi, semua orang pasti sudah dan telah merasakan
sendiri kok. Apa lagi orang dogiyai yang sudah lama seperti mama pasti tahu
betul", kata mama yang berstatus janda ini.
Namun ketika diminta tanggapannya mengenai wajah Dogiyai sekarang, mama ibu-ibu mapiha menilai kondisi dan keadaan kota sudah tidak terawat lagi. Lalu mama juga bilang pemimpin daerah tidak relevan terhadap tanggung jawab yang diberi secara mutlak oleh Tuhan, Alam dan masyarakat setempat.
"Kalau menyangkut pembangunan dan lain-lainnya mama pikir memang pemda yang ada sekarang ini semua macam orang yang tidak sekolah. Renovasi tempat umum seperti pasar karang dan oyehe memang biasa dibuat tapi sayangnya yang pake semua itu orang pendatang sedangkan mama-mama asli papua tidak pake, mereka berjualan diatas tanah", jelas mama.
"Mama marah sekali ke pemda, lanjut mama, ini harus dibuat PERDA biar mama-mama asli papua juga dilayani seperti yang pemda lakukan ke orang pendatang dorang", kata mama dengan nada suara sedikit kecewa campur emosi.
Kemudian mama theresia menilai juga, "sebenarnya semua bisa demikian karena kepala yang salah. Kalau mama mau bilang, anak Isias Douw harus sadar cepat. Jangan tahunya memperkaya diri, soalnya Kabupaten Nabire ini bukan untuk keluarga anak Isaias yang punya", jelas mama.
Masih
dari mama Tekege, "sudah menjelang tiga tahun dan sekarang mau masuk empat
tahun, kapan lagi anak Isaias mau bekerja dan tunjukkan kepada masyarakat
sebagai seorang pemimpin yang baik kalau selalu begini-begini terus",
harap mama.
"Mama
pikir, ini peluang dan kesempatan baik buat anak Isaias sebenarnya untuk
mencari nama baik kepada publik, supaya masa depannya juga semakin terbuka",
pesan mama sambil menutup pembicaraan.
Penulis:Putra Mapiha

0 komentar:
Posting Komentar